Sakit Tifus Pada Anak

Tifus merupakan penyakit infeksi yang menyerang saluran pencarnaan disebabkan oleh kuamn Salmonella typhi  yang masuk melalui makanan atau minuman yang tercemar kuman ini. Kuman bisa masuk melalui alat masak, bahan makanan atau tangan pengelola masakan.

Keluhan yang timbul adalah demam yang semakin meningkat, kepala sakit dan pusing, tidak enak badan, lesu dan tidak nafsu makan. Kadang-kadang disertai diare, sembelit,  mual, muntah, nyeri perut dan kembung. Jika infeksinya berat disertai demam yang tinggi, anak akan mengigau, kesadarannya menurun dan kejang kaerna kelainan metabolik. Pada komplikasi karena tifus, perut dapat mengalami perforasi atau sobeknya dinging usus halus, penyebaran infeksi ke rongga perut atau penyebaran kuman ke paru-paru. Anak yang mengalami tifus yang disertai dengan demam tinggi dan perut sakit, sebaiknya segera diperiksa ke dokter.

Di Indonesia, diperkirakan antara 800 – 100.000 orang terkena penyakit tipes sepanjang tahun. Demam ini terutama muncul di musim kemarau dan konon anak perempuan lebih sering terserang, Diperkirakan angka kejadian penyakit ini adalah 300 – 810 kasus per 100.000 penduduk/tahun. Insiden tertinggi didapatkan pada anak-anak, peningkatan kasus saat ini terjadi pada usia dibawah 5 tahun.

Gejala klinik tipes pada anak biasanya memberikan gambaran klinis yang ringan bahkan dapat tanpa gejala (asimtomatik). Secara garis besar, tanda dan gejala yang ditimbulkan antara lain:

1. Demam lebih dari seminggu. Siang hari biasanya terlihat segar namun menjelang malamnya demam tinggi.

2. Lidah kotor. Bagian tengah berwarna putih dan pinggirnya merah. Biasanya anak akan merasa lidahnya pahit dan cenderung ingin makan yang asam-asam atau pedas.

3. Mual Berat sampai muntah. Bakteri Salmonella typhi berkembang biak di hatidan limpa, Akibatnya terjadi pembengkakan dan akhirnya menekan lambung sehingga terjadi rasa mual. Dikarenakan mual yang berlebihan, akhirnya makanan tak bisa masuk secara sempurna dan biasanya keluar lagi lewat mulut.

4. Diare atau Mencret. Sifat bakteri yang menyerang saluran cerna menyebabkan gangguan penyerapan cairan yang akhirnya terjadi diare, namun dalam beberapa kasus justru terjadi konstipasi (sulit buang air besar).

5. Lemas, pusing, dan sakit perut. Demam yang tinggi menimbulkan rasa lemas, pusing. Terjadinya pembengkakan hati dan limpa menimbulkan rasa sakit di perut.

6. Pingsan, Tak sadarkan diri. Penderita umumnya lebih merasakan nyaman dengan berbaring tanpa banyak pergerakan, namun dengan kondisi yang parah seringkali terjadi gangguan kesadaran.

 


=====================================

>>> Kapsul Herbal Tipes Untuk Mengobati Penyakit Tipes, Antibiotik, Meningkatkan Kekebalan Tubuh Sekaligus Meredakan Gejala-Gejala Yang Menyertainya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Sakit Tifus and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *