Penyakit Tifus

Penyakit Tifus –¬†Sakit tifus atau thypus merupakan jenis penyakit yang diaskibatkan dari infeksi bakteri yang terdapat di dalam usus halu dan kadang-kadang terdapat pada aliran darah¬† yang di sebabkan oleh kuman yang bernama Salmonella typhi atau juga karena salmonella paratyphi A, B dan salmonella paratyphi C, selain itu sakit tifus atau penyakit tifus juga dapat menyebabkan gastroenteritis atau keracunan makanan serta septikemik atau tidak menyerang bagian usus.

pasien-berupa-demam

Penyakit Tifus

Kuman salmonella typhi tersebut akan masuk melalui sistem saluran pencernaan, dan kemudian akan berkembang biak dan kemudian akanmenembus dinding usus lalu menuju saluran limfa, dan masuk ke dalam pembuluh darah dalam waktu sekitar 24-74 jam. Sehingga kemudian akan terjadi perkembangbiakan sistem retikuloedothelial serta menyebar kembali ke bagian pembuluh darah yang akan menimbulkan berbagai gejala penyakit klinis.

Pada kalangan masyarakat umum, penyakit ini biasanya dikenal dengan nama penyakit tifus atau thypus atau dalam dunia medis lebih di kenal dengan Thyphoid Fever atau Thypus Abdominalis, karena penyakit ini berhubungan dengan organ tubuh usus pada perut.

Gejala Penyakit tifus

Berikut ini ada beberapa gejala-gejala penyakit tifus yang umum dirasakan oleh penderita penyakit tifus tersebut, antara lain :

  1. Suhu badan yang setiap harinya akan semakin meningkat (tinggi), terutama pada sore dan malam hari akan meningkat. Dan hal itu akan terjadi selama 7 hingga 10 hari, dan kemudia panas badan akan menjadi konstan dan berkelanjutan. Biasanya pada pagi harinya sudah merasa baikan, namun pada saat menjelang malam hari kondisi mulai menurun lagi.
  2. Pada fase awal gejala penyakit tifus penderita akan sangat lemah, sakit kepala, infeksi tenggorokan, rasa tidak nyaman di bagian perut, terkadang mengalami susah buang air besar (sembelit) dan diare.
  3. Pada kondisi tubuh yang berat maka si penderita akan bertambah sakit dan kesadarannya mulai menurun.
  4. Adanya bintik-bintik merah di bagian perut dan dada.

Penularan Penyakit Tifus

tifus

Saluran Nafas

Penularan penyakit tifus bisa melalui inhalasi atau terhirup, penyakit tifus yang ditularkan oleh penderita melalui semburan cairan cairan yang dikeluarkan pada saat si penderita bersin atau batuk.

Saluran Cerna

Penularan dengan cara tertelan atau saluran cerna ini, maksudnya patogen yang keluar melalui tinja dapat mencemari makanan dan minuman yang kemudian akan di makan. Dan penularan inilah yang di namakan fecal-oral atau dari tinja ke mulut.

Kontak Langsung

Patogen akan di tularkan langsung dengan melalui jabatan tangan atau juga dengan ciuman.

Inokulasi

Inokulasi atau penularan melalui kulit atau selaput lendir, maka kuman-kuman jahat akan dapat masuk ke dalam tubuh melalui selaput lendir yang koyak atau melalui kulit. Seperti karena luka operasi, tato, tindik, transfusi dan lain-lain.

Plasenta

Beberapa penyakit ibu yang kemungkinan dapat di tularkan melalui plasenta ke janin. Seperti penyakit hepatitis B, HIV, Rubella dan penyakit lainnya.

Pencegahan Penyakit Tifus

Penyakit-tifus

Penyakit Tifus

Umumnya penyakit tifus ini di tularkan melalui makanan atau minuman yang sudah dicemari oleh kuman tifus, virus salmonella typhosa, air kencing, kotoran dari penderita penyakit tifus.

Bila anda sering mengalami penyakit yang satu ini maka kemungkinan besar makanan atau minuman yang anda konsumsi sudah tercemar oleh bakterinya. Dan pencegahan penyakit tifus ini adalah dengan menghindari jajanan yang di pinggir jalan terlebih dahulu. Atau juga dengan telur ayam yang biasa anda masak dengan setengah masak pada kulitnya sudah tercemar tinja ayam yang mengandung bakteri tifus.

Bagi anda yang ingin terhindari penyakit tifus ini, masa sekarang ini sudah bisa vaksin tifus atau tifoid yang caranya di suntikkan atau secara langsung di minum sebagai obat, dan obat ini akan melindungi seseorang dalam waktu 3 tahun. Dan mintalah dokter anda untuk menyuntikkan imunisasi tersebut.

Daya tahan tubuh harus tetap di jaga dan di tingkatkan, seperti dengan memberi asupan gizi yang baik, istirahat yang cukup 7-8 jam per hari, dengan melakukan olaharaga secara rutin 3-4 kali dalam seminggu selama 30 menit atau satu jam. Dan sebaiknya bagi anda sudah mengalami penyakit tife tidak di wajibkan untuk melakukan kegiatan yang melelahkan, karena dengan kondisi yang lelah akan kembali menimbulkan penyakit tifus tersebut.

Melakukan pencegah jauh lebih baik dari pada mengobati, karena jika kita sudah terkena penyakit tifus ini tubuh menjadi benar-benar lemah seperti tidak memiliki tenaga, dan kondisi kesehatan juga akan semakin memburuk setiap harinya, mengapa pencegahan lebih penting karena dengan pencegahan erlebih dahulu kita akan terhindar dari berbagai jenis penyakit termasuk pada penyakit tifus ini. Dan sehat jauh lebih penting, karena kondisi tubuh yang sehat kita bisa terbebas melakukan aktifitas kita sehari-hari tanpa terhambat oleh berbagai penyakit yang mungkin dapat menyerang sistem kekebalan tubuh kita.


=====================================

>>> Kapsul Herbal Tipes Untuk Mengobati Penyakit Tipes, Antibiotik, Meningkatkan Kekebalan Tubuh Sekaligus Meredakan Gejala-Gejala Yang Menyertainya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Sakit Tifus and tagged , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.